Resiko Gurah Mesin Mobil yang Perlu Diketahui

resiko gurah mesin mobil

Bagi anda yang ingin menggurah mesin mobil, maka ada berberapa resiko ketika anda melalukan gurah mesin.

Baik itu resiko yang positif maupun resiko yang negatif, dibawah ini resiko dan keuntungannya jika menggurah mesin mobil:

Potensi Kerusakan Akibat Amoniak

Resiko gurah mesin mobil pertama adalah potensi terkontaminasinya cairan gurah yang dipakai dengan amoniak berbahaya. Saat ini banyak ditemukan cairan untuk gurah yang sebenarnya tak layak pakai, tapi masih digunakan.

Padahal dampaknya sangat berbahaya bagi mesin mobil. Termasuk salah satunya ada yang yang mengandung amoniak.

Mesin mobil bekerja dengan cara pembakaran pada bahan bakar (bensin atau solar) sehingga menghasilkan energi untuk menggerakkan mobil keseluruhan.

Sementara itu, amoniak adalah bahan aktif yang bisa memicu terjadinya kebakaran. Bayangkan jika bahan semacam ini berkontak dengan mesin yang kerjanya menimbulkan kebakaran, maka sangat berbahaya.

Namun untuk mengakalinya, Anda tetap bisa melakukan gurah dengan catatan harus memilah bahan yang dipakai.

Jangan sampai menggunakan bahan berbahaya karena bisa merusak mesin mobil. Pakailah cairan gurah yang ramah karbon, karena di dalam mobil kemungkinan besar didapati kerak-kerak yang menimbun akibat sisa pembakaran.

Perlu Memperhatikan Jarak Tempuh

Ketika hendak melakukan gurah pada mesin, Anda perlu memperhatikan resiko gurah mesin mobil berdasarkan jarak tempuh.

Tidak baik jika terlalu sering melakukan gurah, karena justru bisa merusak mesin dan mengakibatkan korosi di berbagai tempat. Selain itu, terlalu sering melakukan gurah juga berpotensi mengganggu laju alami mesin.

Pada beberapa jenis mobil, biasanya baik saat melakukan gurah usai menempuh jarak 2.000-4.000 kilometer.

Dengan jarak ini, proses pembakaran pada mesin yang berlangsung secara kontinu akan memunculkan sampah-sampah kimia. Gurah bisa menjadi salah satu cara membersihkannya yang paling praktis.

Namun, perlu diperhatikan bahwa gurah hanyalah salah satu opsi alternatif pembersihan mesin.

Apabila kondisinya sudah terlalu parah, alangkah lebih baik jika mobil dibawa ke service resmi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Bagaimanapun juga kesehatan mesin mobil perlu diutamakan.

Perlu Kehati-hatian Saat Membersihkan Kerak

Resiko gurah mesin mobil yang selanjutnya adalah perlu kehati-hatian saat melakukan, guna menghindari terjadinya kerusakan.

Gurah umumnya dilakukan secara mandiri oleh pemilik mobil langsung. Padahal tidak semua pemilik mobil memiliki profesionalitas dalam hal mekanik otomotif.

Oleh karena itu, perlu kehati-hatian sangat ekstra untuk membersihkan kerak dan kotoran lain yang ada di dalam mesin.

Tidak hanya harus pelan-pelan, tetapi Anda juga harus mengenali mana saja bagian berbahaya dan mana saja yang aman dibersihkan.

Jangan sampai mengenai bagian vital karena akan berbahaya bagi mesin keseluruhan.

Memicu Terjadinya Korosi

Korosi adalah sebuah kelaziman pada mesin. Hal ini disebabkan oleh pembakaran tingkat tinggi yang terus terjadi guna menghasilkan energi.

Akibatnya sampah hasil pembakaran itu menumpuk jadi satu hingga membentuk korosi. Resiko gurah mesin mobil yang lain yaitu dapat memicu terjadinya korosi apabila tidak bersih saat melakukannya.

Korosi adalah kendala mesin yang paling lazim ditentukan. Sekalipun Anda telah melakukan gurah mesin berkali-kali, terjadinya korosi masih tidak sepenuhnya bisa dicegah.

Justru jika tidak berhati-hati, kendaraan Anda akan mengalami korosi semakin parah akibat mesin terkontaminasi cairan yang patut dipertanyakan.

Perlu Dilakukan Dalam Jangka Waktu Tertentu

Selain karena jarak yang berhasil ditempuh, juga dipengaruhi oleh jangka waktu Anda melakukan gurah.

Jadi ketika suatu saat hendak melakukan gurah lagi pada mesin mobil, sebaiknya ingat-ingat terlebih dahulu kapan terakhir kali melakukannya.

Resiko gurah mesin mobil yang terlalu sering akan sangat berbahaya bagi kendaraan.

Gurah bisa dilakukan secara berkala. Misalnya, ada yang menjadwalkan setiap tiga bulan sekali, ada pula yang tidak membuat jadwal secara spesifik dan tinggal mengerjakan gurah secara langsung.

Jangka waktu ini bebas ditentukan oleh Anda sendiri dengan mempertimbangkan kondisi mobil dan ketahanan mesinnya.

Melakukan gurah berarti memasukkan cairan kimia lain ke dalam ruang mesin mobil.

Ibarat jika Anda mempunyai ruangan, tentu tidak akan mau jika ada orang asing yang masuk ke ruangan tiba-tiba secara berdesakan.

Sama halnya dengan mesin mobil, jika ada cairan gurah asing yang tiba-tiba dimasukkan ke dalam mesin tanpa ba bi bu, sangat potensial merusak mesin.

Performa Mesin Lebih Tanggap

Resiko gurah mesin mobil tidak hanya meninggalkan efek negatif saja, karena gurah juga membawa dampak positif.

Salah satunya mampu meningkatkan performa mesin sehingga lebih tanggap. Gurah membersihkan sampah-sampah dan kotoran kimiawi yang ada di dalam mesin, sehingga wajar jika gurah bisa menjaga ketangguhan mesin.

Namun ada catatan pada poin ini. Pertama, kondisi tersebut berlaku jika gurah dilakukan secara benar dengan menggunakan cairan zat yang tepat.

Apabila poin ini dilanggar, hanya tinggal tunggu waktu hingga mesin Anda mengalami kerusakan secara perlahan.

Pada mulanya tidak akan terasa, tetapi lama-kelamaan mesin akan terasa aneh dan rusak.

Maka, benar jika dikatakan gurah ibarat pisau bermata dua yang mampu memberikan kelebihan sekaligus kekurangan pada saat berlainan.

Diperlukan ketelitian dan kehati-hatian dalam memilih cairan yang akan dipakai untuk gurah.

Kotoran pada Mesin Akan Hilang

Resiko gurah mesin mobil juga membawa dampak positif dalam hal pembersihan kotoran. Hal ini sejalan dengan fungsi utama gurah yang berperan sebagai pembersih mesin.

Sisa kotoran dan hasil kimiawi akibat pembakaran energi di dalam mesin akan disapu oleh gurah. Sama halnya pelumas, gurah juga akan mengalirkan sisa pembakaran ke luar mesin.

Selain mengangkat kerak, gurah juga mampu membawa kotoran dalam wujud lebih kecil seperti partikel karbon.

Apabila partikel ini tidak dikeluarkan dari dalam mesin, nantinya akan menyebabkan ganjalan di bagian ring piston.

Dampaknya kinerja mesin akan terganggu dan bukan tidak mungkin mobil akan macet. Maka dari itu perlu dihilangkan misal dengan gurah.

Cocok sebagai Perawatan Jangka Pendek

Gurah bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif perawatan mobil jangka pendek.

Langkahnya yang praktis bisa dilakukan pada kondisi mendesak. Namun jika terjadi permasalahan yang terus berlanjut, maka Anda perlu bantuan dari profesional untuk mengambil langkah konkret.

Karena bagaimana pun juga gurah hanyalah opsi alternatif.

Itulah resiko gurah mesin mobil yang perlu diketahui. Cara gurah mesin memang lebih banyak dipilih karena lebih praktis daripada harus servis kepada dealer.

Bayangkan jika Anda usai menempuh perjalanan jauh kemudian merasakan mesin mulai tidak nyaman karena proses pembakaran internal, maka gurah bisa menjadi salah satu metode yang dapat mengatasinya.

Baca juga: Bagian Mesin Mobil yang Tidak Boleh Kena Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *