4 Penyebab Mesin Mobil Bunyi Nging + Solusi Perbaikan

Penyebab Mesin Mobil Bunyi Nging

Ketika mobil mengeluarkan bunyi-bunyi tertentu seperti siulan atau nging, artinya ada sesuatu yang bermasalah.

Bisa jadi ada beberapa komponen yang tidak sesuai di tempatnya atau mesin mulai mengalami kendala.

Penyebab mesin mobil bunyi nging secara umum diindikasikan karena ada malfungsi atau kurang maksimalnya laher pulley mesin saat bekerja.

Bisa juga terjadi kerusakan di bagian komponen alternator sistem pengisiannya sehingga mobil mengeluarkan bunyi siulan.

Masalahnya, terkadang para pemilik mobil tidak menyadari apabila suara nging yang muncul menandakan apabila mobil bermasalah.

Masih banyak yang mengabaikan kemunculan suara tersebut sehingga sering kali penanganannya terlambat.

Oleh karena itu, pengetahuan mengenai penyebab mesin berbunyi nging penting untuk diketahui setiap pemilik kendaraan agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

Inilah Penyebab Mesin Mobil Bunyi Nging

Secara umum, terdapat tiga penyebab yang mengakibatkan mesin mobil bisa mengeluarkan bunyi nging.

Ketika penyebab tersebut terjadi pada laher pulley, dinamo ampere, dan kipas pendingin.

Untuk lebih jelasnya, simak saja ulasan berikut ini.

1. Rusaknya Laher Pulley

Pada mesin bagian depan mobil, terdapat lilitan belt atau bearing yang menjadi penghubung beberapa komponen pulley.

Jumlah komponen pulley tersebut sangat banyak dan masing-masing memiliki tingkat pertahanan yang berbeda berdasarkan letaknya.

Apabila pada lilitan belt atau bearing dari salah satu pulley mengalami gangguan seperti aus misalnya, akan langsung muncul suara nging yang merupakan akibat dari gesekan keduanya.

Karena jumlah pulley pada bearing sangat banyak, maka perlu dideteksi pulley mana yang mengalami masalah.

Caranya adalah dengan membuka kap mesin bagian depan, lalu hidupkan mesin mobil.

Dengarkan bagian bearing mana yang mengeluarkan bunyi dengan cara mengeceknya satu-persatu.

Cara memastikan penyebab mesin mobil bunyi nging pada bearing ini memang membutuhkan banyak kesabaran tetapi mudah untuk dilakukan.

Mungkin ketika didengarkan secara manual masih sulit untuk mendeteksi suara yang muncul, terlebih jika memang terdengar lirih.

Untuk itu, bisa menggunakan alat semacam stetoskop mekanik.

Selain itu, bisa juga menggunakan obeng magnet yang apabila ditempelkan pada bagian pulley bisa mendeteksi adanya suara ngiung yang muncul.

Cara kerjanya mirip seperti stetoskop, hanya saja bunyi keluar langsung dari mesin.

Jika sudah ditemukan letak pulley yang bermasalah, maka bisa langsung dicari solusinya.

Biasanya, solusi yang paling umum dilakukan adalah dengan mengganti bagian pulley tersebut.

Tidak harus mengganti semuanya karena Anda cukup mengganti pulley yang menjadi penyebab mesin mobil bunyi nging.

Namun, jika suara yang dihasilkan sangat lirih, bisa diatasi dengan olesan grease.

2. Rusaknya Dioda Rectifier pada Dinamo Ampera

Fungsi utama dioda rectifier adalah untuk mengubah komponen arus yang awalnya AC menjadi DC.

Sebagian orang banyak yang belum mengetahui apabila dinamo ampera mobil sebenarnya menghasilkan arus AC sedangkan sistem kelistrikan mobil umumnya adalah menggunakan arus DC.

Nah, secara otomatis keduanya memiliki arus yang berlawanan sehingga membutuhkan yang searah semacam dioda rectifier.

Pada beberapa kasus, penyebab mesin mobil bunyi nging ini hanya akan terdengar apabila mesin sedang dalam kondisi idle.

Sementara ketika digas, bunyinya tidak terlalu kentara karena tersamarkan dengan laju mesin yang terkadang cukup keras.

Jika ingin memastikan lebih lanjut, bisa dilakukan dengan cara membuka bagian kap mesin lalu melepas socket karet pada alternator pengisian. Hidupkan kembali mesinnya dan dengarkan suaranya.

Jika masih ada suara mesin mobil mendengung, maka sudah jelas apabila dioda rectifier yang berada di dalam dinamo ampera sedang mengalami kerusakan.

Yang menjadi masalah adalah terkadang cukup sulit mengatasi kerusakan dioda karena komponen ini berhubungan dengan banyak komponen lain.

Terlebih letaknya di bagian mesin yang cukup dalam sehingga posisinya kurang leluasa.

Namun, Anda masih tetap bisa mengatasi masalah ini dengan cara membawanya ke bengkel profesional.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan memang hanyalah dengan mengganti bagian dioda rectifier tersebut.

Sebab, apabila dibiarkan saja, selain menimbulkan suara nging pada mesin mobil, hal ini juga akan berdampak pada pengisian aki yang tidak berjalan baik. Alhasil bisa saja motor menjadi mogok di tengah perjalanan.

3. Kipas Pendingin yang Berputar dalam Kecepatan Tinggi

Penyebab mesin mobil bunyi nging selanjutnya juga bisa dikarenakan kipas pendingin yang menyala dalam kecepatan super tinggi.

Misalnya saja ketika Anda berkendara dalam kondisi ngebut di jalan tol, maka peluang kipas pendingin bersuara keras cukup banyak, hanya saja bunyi tersebut tidak akan terdengar hingga bagian kabin.

Jika suara keras yang keluar masih terdengar halus, maka kondisi tersebut bisa dikatakan normal. Namun tidak sebaliknya.

Apabila suaranya berdenging cukup keras, maka pasti ada kerusakan yang terjadi pada komponen kipas.

Biasanya kebanyakan masalah terjadi karena leher kipas sedikit patah atau mengalami kecacatan.

Penyebab ini kebanyakan bisa terjadi karena pemilik mobil sering kali membawa mobil sambil ngebut.

Secara perlahan kipas pendingin akan bekerja ekstra lebih sering sehingga peluang terjadinya kerusakan juga tinggi.

Sayangnya, bagi sebagian orang, mobil berdengung pada kecepatan tinggi dianggap sebagai hal yang sangat wajar.

Mereka menganggap jika itu adalah faktor dari kecepatan yang tinggi.

Padahal, hal tersebut bisa saja berhubungan dengan kipas pendingin yang sedang tidak stabil fungsinya.

Untuk itu cara mendeteksinya adalah membuka bagian mesin depan dan mengecek apakah tampilan kipas pendingin baik-baik saja.

Jika memang kerusakan terjadi pada bagian leher kipas, maka bisa mengganti komponen leher itu saja.

Namun, jika mesin bagian dalam kipas juga mengalami masalah, maka perlu mengganti kipas satu set.

Perlu diketahui apabila yang rusak masih komponen leher maka pengaruh yang diakibatkan mungkin hanya suara berdenging, tetapi jika sudah menyangkut mesin kipas dan menghambat perputarannya bisa mengakibatkan mesin mobil rusak.

4. Masalah Setelan yang Kurang Pas

Selain dikarenakan beberapa masalah di atas, penyebab mesin mobil bunyi nging juga bisa dikarenakan setelan yang tidak pas.

Hal ini bisa saja terjadi ketika mobil mengalami masalah dan perlu dibawa ke bengkel untuk perbaikan. Nah, dari bengkel inilah masalah bisa saja terjadi pada mesin mobil.

Mengapa demikian? Ketika mesin mobil diperbaiki dan menyelesaikan masalah pada komponen tersebut, bisa saja terjadi permasalahan lain yang mengenai mesin di dekatnya.

Apabila mesin tersebut bersinggungan dengan komponen semacam pulley, dioda rectifier, atau kipas pendingin, maka bisa menimbulkan masalah baru.

Hal ini biasanya terjadi ketika bengkel yang menangani mobil tersebut tidak mampu memberikan servis secara maksimal.

Hingga akhirnya penyebab mesin mobil bunyi nging justru hadir karena masalah baru. Pasalnya, menyetel mobil bukanlah suatu hal yang gampang bagi pihak yang tidak terlalu paham masalah mesin.

Untuk itu, sangat disarankan mencari bengkel atau tenaga ahli mesin yang memang profesional.

Tujuannya adalah agar tidak timbul masalah baru bagi mobil Anda. Apalagi terkadang penyebab masalah mobil yang mengeluarkan bunyi nging ini bisa terjadi karena masalah ketidaktepatan setelan mesin.

Nah, itulah beberapa penyebab mesin mobil bunyi nging yang perlu diperhatikan. Beberapa faktor tersebut sebenarnya bisa dideteksi dengan mudah dan diselesaikan dengan cepat.

Untuk itu, pastikan lebih rajin mengecek bagian mesin agar tidak ada yang bermasalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *