Pengaruh Knalpot Racing pada Mesin Mobil

pengaruh knalpot racing pada mesin mobil

Tren modifikasi mobil tampaknya sudah sangat memanipulasi para pemiliknya.

Banyak pemilik kendaraan yang ingin mobilnya tampak keren atau memiliki performa yang lebih unggul dengan cara memasang knalpot racing.

Pasalnya, pemasangan dilakukan tanpa pengetahuan yang mumpuni dan hanya asal karena ingin tampil beda. Padahal, ada beberapa pengaruh knalpot racing pada mesin mobil yang bisa jadi membawa dampak negatif.

Anda juga harus baca: Cara Meningkatkan Performa Mesin Mobil

Meskipun tidak semua pengaruh yang dibawa adalah negatif, tetap saja keberadaan pengaruh negatif tersebut akan merugikan.

Pemilik perlu mengetahui apakah mesin mobil standar dan injeksi yang dimiliki bisa cocok dengan pemasangan knalpot racing.

Hal ini karena pengaruh yang diberikan oleh kedua jenis mesin tersebut tentunya berbeda.

Oleh karena itu, menimbang-nimbang apa saja pengaruh yang diberikan akan membantu dalam mengambil keputusan pemasangan knalpot racing.

Apa pengaruh knalpot racing pada mesin mobil?

Menurut kami, pengaruh knalpot racing pada mesin mobil bisa memiliki dampak positif dan negatif, jika anda melakukan pergantian dengan perhitungan yang tepat, knalpot racing dapat meningkatkan kompresi pada mesin mobil. Dampak negatif nya adaah membuat bahan bakar menjadi boros dan mesin lekas panas karena kompresi yang pendek.

Pengaruh Knalpot Racing pada Mesin Standar

Mesin pertama yang akan dibahas adalah mesin standar. Ada beberapa efek atau pengaruh yang ditimbulkan dari pemasangan knalpot racing pada mesin ini.

Pengaruh yang diberikan tidak hanya pengaruh negatif saja, tetapi juga ada pengaruh positif. Untuk lebih jelasnya, simak saja ulasan berikut ini.

1. Mengubah Tampilan Lebih Menarik

Tujuan awal pemilik mobil mengganti knalpot standar dengan knalpot racing umumnya adalah agar tampilannya bisa berubah menjadi lebih menarik.

Hal ini tidak dapat dipungkiri karena faktanya knalpot racing memang mampu memberikan tampilan baru pada mobil.

Meskipun mesin yang digunakan adalah mesin standar, apabila pemilik kendaraan memperbarui setelan mesin, knalpot racing bisa dipasang agar mobil tampak menarik.

Efek knalpot racing pada mesin standar ini bisa berbeda-beda, tergantung pada pemilik mobil.

Bagi pemilik mobil yang memiliki anggaran lebih pasti akan memilih memasang knalpot racing ini dengan berbagai aksesoris tambahan sehingga bisa membuatnya tampak semakin menarik.

Namun, meskipun pemilik mobil memiliki anggaran pas-pasan dan hanya sekadar memasang knalpot racing saja, tampilannya sudah terlihat berubah.

2. Bahan Bakar Boros

Pengaruh knalpot racing pada mesin mobil yang tidak dapat dihindari adalah borosnya penggunaan bahan bakar.

Penyebabnya karena penggunaan knalpot racing akan membuat mobil semakin cepat, terlebih apabila pengguna sangat menikmati suara yang dihasilkan dari knalpot racing tersebut.

Nah, jika diteruskan, maka bahan bakar yang disedot akan sangat banyak dan pastinya menjadikan mesin boros.

Hal ini biasanya terjadi pada berbagai jenis mesin, baik itu mesin standar ataupun mesin injeksi.

Hanya saja tingkat penggunaan bahan bakar dari kedua mesin tersebut cukup berbeda.

Dalam hal ini, terkadang banyak pemilik mobil yang menyiasatinya dengan menggunakan bahan bakar paling irit dan sudah terbukti kualitasnya.

Namun, hal tersebut percuma saja karena masalah terletak di bagian mesin yang dipacu lebih cepat.

3. Menimbulkan Suara Bising

Pengaruh knalpot racing pada mesin mobil standar bisa mengakibatkan munculnya suara bising ketika mobil dikendarai.

Sudah bukan rahasia lagi jika perbedaan utama knalpot standar dan knalpot racing terletak di bagian suaranya.

Pada knalpot standar suara yang dihasilkan cukup halus dan tidak sampai menimbulkan kebisingan.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan knalpot racing yang terkenal sangat bising.

Fakta ini menjadi salah satu kekurangan yang kadang membuat beberapa orang menjadi ragu untuk menggunakan jenis knalpot ini.

Apalagi pada mesin standar yang semua komponennya menggunakan acuan standar bisa jadi tidak terlalu cocok. Namun, uniknya ada beberapa orang yang justru menyukai suara bising dari knalpot racing dan merasa sangat bersemangat ketika mendengarnya.

4. Menjadikan Mesin Lekas Usang

Pengaruh knalpot racing pada mesin mobil yang lainnya adalah memungkinkan mesin menjadi lekas usang.

Kinerja yang dihasilkan oleh knalpot racing memang terbilang lebih besar dibandingkan dengan knalpot standar bawaan.

Oleh karena itu, tidak heran apabila mesin menjadi lekas usang.

Terlebih apabila intensitas penggunaan mobil dalam kecepatan tinggi cukup besar maka pengaruhnya juga semakin tinggi.

Selain itu, kekurangan knalpot ini adalah tidak dibekali dengan komponen catalytic converter. Apa itu komponen catalytic converter?

Komponen tersebut memiliki fungsi untuk dapat menetralisir gas hasil proses pembakaran sehingga tidak terbuang di lingkungan hingga dapat menimbulkan pencemaran.

Apabila Anda adalah type orang yang sangat memperhatikan teknologi dan juga keberlanjutan lingkungan, pasti akan sangat terganggu menggunakan jenis knalpot racing.

Hal ini karena karena  selain bisa mencemari lingkungan dan tidak efektif penggunaannya, pengaruh knalpot racing pada mesin mobil juga bisa menjadikan mesin lekas usang.

Pengaruh Knalpot Racing pada Mesin Injeksi

Setelah mengetahui pengaruhnya pada mesin mobil standar, kini saatnya untuk mengetahui pengaruhnya pada mesin injeksi.

Pada mesin injeksi, teknologi yang disematkan merupakan teknologi terbaru yang tentunya lebih berkembang daripada mesin standar.

Untuk itu, penggunaan knalpot racing lebih diterima dan memberikan pengaruh yang beragam. Untuk lebih jelasnya langsung saja simak ulasan berikut.

1. Mesin Lebih Performatif

Pengaruh knalpot racing pada mesin mobil injeksi yang pertama adalah menjadikannya lebih performatif.

Mesin bisa bekerja menjadi 30 kali lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan jenis knalpot biasa.

Terlebih saat berada di medan layaknya jalan tol, pasti ada banyak pengendara yang ngebut dan kecepatannya menjadi semakin bertambah. Tentu saja hal tersebut diimbangi dengan suara bising yang sangat jelas.

Namun, efek yang ditimbulkan adalah bahan bakar menjadi lebih boros. Hal ini memang sangat wajar karena sama saja mesin diminta untuk bekerja lebih keras lagi dibandingkan sebelumnya ketika menggunakan jenis knalpot biasa.

Di satu sisi memang performa bisa bertambah bagus, tetapi di sisi lain bahan bakar lebih boros.

Untuk itu Anda perlu lebih pintar lagi dalam memperhitungkan.

2. Mesin Menjadi Lekas Panas dan Menimbulkan Suara Bising

Pengaruh knalpot racing pada mesin injeksi akan menjadikannya lebih cepat panas.

Hal ini berhubungan dengan pengaruh pertama yang membuat mesin menjadi lebih performatif.

Ketika mesin berpacu lebih cepat dibandingkan ukuran biasa, maka otomatis tenaga yang dibutuhkan juga lebih tinggi sehingga mau tidak mau mesin menjadi cepat panas.

Sebenarnya, dengan memasang alat pendingin yang sesuai atau memperbarui setelan juga bisa mengatasi masalah mesin yang panas.

Hal ini cukup mudah dipraktekkan pada mesin injeksi karena pada dasarnya sudah cukup pro dengan jenis knalpot racing.

Untuk itu, pengaruh knalpot racing pada mesin mobil ini bisa diatasi dengan pengaturan setelan.

Selain itu, masalah lain yang ditimbulkan adalah suara bising ketika mesin dijalankan.

Suara bising ini tidak akan bisa diredam secara maksimal karena sudah menjadi ciri khas dari mesin injeksi.

Emisi gas yang terbuang juga tanpa dibekali dengan proses penyaringan sehingga juga memberikan dampak yang buruk pada lingkungan.

Melihat pengaruh knalpot racing pada mesin mobil yang ditimbulkan, Anda perlu menimbang dan memperhitungkan dengan baik penggunaan knalpot ini.

Namun, sangat disarankan untuk tidak memilih menggunakan jenis knalpot racing karena ada beberapa kerugian yang bisa diperoleh di samping sedikit keuntungan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *