5 Jenis Jenis Mesin Mobil dan Gambarnya

jenis jenis mesin mobil

Setiap tahunnya mesin mobil mengalami evolusi yang menarik, sehingga memberikan daya tambah untuk spesifikasi dan kegunaannya.

Jenis jenis mesin mobil yang beragam ini juga tidak terlepas dari perkembangan desain dan model dari mobil itu sendiri.

Sehingga antara mobil dengan mesinnya memiliki hubungan satu sama lain dalam perkembangannya.

Baca juga: Bagian Bagian Mesin Mobil

Berbagai jenis mesin untuk mobil dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat.

Misalnya, ada orang yang ingin memiliki mobil dengan tenaga yang besar, ada pula yang menginginkan mesin mobil yang dapat hemat bahan bakar.

Kebutuhan yang berbeda itulah yang juga turut memberikan peran pada perkembangan mesin mobil di dunia.

Jenis Jenis Mesin Mobil

Ada beberapa tipe mesin mobil yang saat ini sudah dirilis oleh pabrik pengembang dan dimasukkan dalam berbagai tipe mobil.

Untuk memudahkan Anda, berikut merupakan jenis-jenis dari mesin mobil yang familiar dan umum digunakan.

Masing-masingnya akan dibagi berdasarkan tipe, untuk memudahkan pembagian berdasarkan jenis generalnya.

Jenis Mesin Mobil Secara Umum

Secara umum, jenis jenis mesin mobildibagi menjadi dua buah, yakni tipe internal dan eksternal combustion engine.

Kedua tipe tersebut merupakan tipe yang paling umum dengan penjelasan sebagai berikut:

Internal Combustion Engine

Lebih dikenal karena disingkat menjadi ICE, mesin ini diberi nama demikian karena proses pembakaran bahan bakar dilakukan di dalam mesin.

Ketika proses pembakaran terjadi dan gas bahan bakar meningkatkan suhu di dalam mesin, tekanannya meningkat dan mengaktifkan piston, nozzle, dan juga rotor.

Jika dijelaskan secara ilmiah, proses tersebut terjadi dari proses unsur kimia yang diubah menjadi energi mekanik.

Jenis mesin ICE kemudian dibagi lagi berdasarkan spesifikasinya, yakni jumlah stoke, desain yang digunakan, dan masih banyak lagi.

External Combustion Engine

Jenis kedua ini melakukan pembakaran bahan bakar di luar mesin, sehingga mirip dengan teknis pada mesin uap.

Panas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar, kemudian berubah menjadi air atau uap, sebelum kemudian menghasilkan tekanan yang tinggi untuk menggerakkan komponen mobil.

Jenis jenis mesin mobil External Combustion Engine atau lebih sering disingkat ECE ini sudah lama tidak digunakan dalam dunia permesinan mobil, karena dinilai tidak efektif.

Apalagi setelah ditemukan ICE, mesin mobil jenis ECE dianggap kurang praktis, dan tidak sesuai dengan selera pasar saat ini.

Jenis Mesin Mobil ICE Berdasarkan Jumlah Stoke

Kembali ke mesin ICE atau Internal Combustin Engine yang banyak digunakan, mesin ini juga dibagi berdasarkan banyak spesifikasi.

Misalnya dalam pengaturan jumlah stroke dan silinder, tersedia tipe dan klasifikasi sendiri yang membuat mesin mobil mudah dibedakan dari mesin lainnya.

Berikut adalah mesin mobil ICE yang dibagi berdasarkan jumlah stroke.

Dua Stroke

jenis mesin mobil dua stroke
Sumber gambar: https://www.gopracticals.com

Jenis pertama merupakan jenis dua stroke, yang menggunakan satu piston untuk menghasilkan dua siklus ayunan di dalam mesin.

Ayunan tersebut bergerak ke atas dan ke bawah, sesuai dengan siliner yang digunakan untuk menyelesaikan satu putaran crankshaft.

Dalam satu putaran, terjadi satu kali pembakaran bahan bakar di dalamnya.

Jenis jenis mesin mobil dua stroke banyak digunakan untuk mesin tipe dua tak, sebab ia tidak memiliki torsi yang tinggi dibandingkan dengan tipe mesin lanjutan.

Prinsip kerja mesin ini adalah pembakaran di awal dan akhir stroke dilakukan secara bersamaan, sehingga hasil fungsi intake dan exhaust dilakukan beriringan.

Empat Stroke

jenis mesin mobil empat stroke
Sumber gambar: https://urbanemissions.blogspot.com

Ini merupakan tipe lanjutan yang juga sering digunakan untuk sepeda motor, truk atapun mobil dengan jenis pickup.

Secara teknis, ia mirip dengan mesin 2 tak yang dijelaskan sebelumnya, namun di mesin empat stroke ini, psiton bergerak dua kali naik dan turun, sehingga ia mampu menyelesaikan dua kali putaran untuk cranskshaft.

Enam Stroke

jenis mesin mobil enam stroke
Sumber gambar: https://www.researchgate.net

Tipe terakhir dari mesin ICE yang dibedakan berdasarkan tipe stroke-nya adalah mesin enam stroke.

Mesin ini dianggap lebih unggul dibandingkan dengan mesin motor tradisional sebelumnya, sebab dapat menghemat bahan bakar yang digunakan.

Selain itu, mesin ini juga dapat mengurangi penggunaan gas emisi hasil keluaran dari bahan bakar dan mengurangi kompleksitas mekanis.

Penggunaan mesin ini biasanya di pakai di mobil ataupun kendaraan lain yang memanfaatkan teknologi terkini.

Jenis Mesin Mobil Diesel

Selain dibagi berdasarkan stroke-nya, terdapat jenis jenis mesin dieselyang juga digunakan untuk mesin mobil.

Tentunya dengan tipe yang berbeda dari mesin diesel pada umumnya karena ia lebih sering digunakan untuk mobil niaga atau SUV.

Sehingga performa mesin menjadi lebih maksimal dibandingkan dengan mesin mobil pada umumnya.

Pemilihan mesin diesel dibandingkan dengan menggunakan jenis jenis mesin mobil lainnya terletak pada pada torsinya yang lebih besar dibandingkan dengan mesin mobil dengan spesifikasi torsi paling besar sekalipun.

Namun begitu, mesin diesel masih cukup irit bahan bakar, sehingga dipilih untuk beberapa tipe mobil tertentu.

Untuk memudahkan Anda, berikut merupakan jenis mesin untuk diesel yang sering dimasukkan sebagai mesin mobil.

Terdapat tiga jenis yang umum digunakan, yakni indirect dan direct injection diesel, serta common rail direct injection.

Indirect Injection Diesel

Jenis pertama adalah jenis mesin indirect yang sering disebut sebagai IDI. Mesin IDI banyak digunakan untuk mobil niaga berukuran sedang, SUV, dan juga truk yang berukuran kecil.

Kapasitas mesin diesel ini cukup rendah, hanya sekitar 3.000 cc saja dan memiliki ruang bahan bakar sebanyak dua buah.

Satu bahan bakar diberi nama main combustion chamber, sedangkan ruang bahan bakar satunya disebut sebagai pre-combustion chamber.

Keduanya terletak di dalam mesin ruang bakar, namun memiliki tempat yang berbeda.

Keduanya dapat terhubung karena terdapat sambungan channel pada jenis jenis mesin mobilIDI pada umumnya.

Direct Injection Diesel

Lebih sering disebut sebagi DI atau DID, mesin diesel ini memiliki desain yang lebih praktis dibandingkan dengan saudara kembarnya.

Sebab di dalam ruang mesin terdapat piston, sedangkan mesinnya berada di ekungan antara permukaan piston.

Injektor yang digunakan untuk mesin, nantinya akan dimasukan langsung ke dalam ruang bahan bakar.

Tipe kedua ini memiliki tenaga yang lebih baik dibandingkan dengan tipe sebelumnya. Karena ia memiliki tenaga yang lebih besar, lebih efisien, serta kandungan dan pengeluaran emisinya lebih terjaga.

Untuk membedakan jenis ini dengan tipe IDI, Anda bisa melihat penempatan injektor yang digunakan oleh mesin.

Common Rail Direct Injection

Terakhir adalah jenis jenis mesin mobil tipe common rail yang sering disebut sebagai CRDI.

Ia merupakan mesin terbaru dalam dunia otomotif, sehingga belum banyak orang yang mengetahui keberadaanya.

Sering disingkat sebagai CRDI atau VCDI, ia digunakan untuk jenis mobil SUV terbaru.

Teknologi yang digunakan oleh mesin ini adalah teknologi dengan basis komputer, membuatnya lebih canggih dibandingkan dengan dua tipe mesin mobil sebelumnya.

Dengan teknologi komputernya, volume solar ditentukan sehingga mirip dengan sistem mesin EFI.

Jenis Mesin Mobil Berdasarkan Desain

Selanjutnya merupakan mesin mobil yang dibedakan berdasarkan desain yang dimiliki. Masing-masing tipe mesin mobil memiliki desain yang berbeda, yang nantinya akan mempengaruhi fungsi dan efisiensi pada mesin.

Berikut merupakan jenis mesin pada mobil yang dibedakan berdasarkan bentuk desain yang dimiliki.

Reciproating

jenis mesin mobil reciprocating
Sumber: https://en.wikipedia.org

Jenis jenis mesin mobil untuk tipe reciproating memiliki lebih dari satu piston, yang berfungsi untuk melakukan konversi tekanan menjadi gerakan rotasi yang lebih efisien.

Piston yang mendapatkan tenaga dari silinder yang diapikan kemudian bergerak naik dan turun, gerakan inilah yang kemudian dikonversi menjadi gerakan memutar.

Gambar mesin mobil ini bisa Anda lihat dalam mobil-mobil yang menggunakan jenis mesin reciproating.

Umumnya setiap satu piston yang diletakkan dalam silinder, akan dimasuki gas yang telah dipanaskan kemudian mengalami pencampuran dengan udara dan bahan bakar, sebelum mendapatkan bantuan crankshaft untuk bergerak.

Wankel

jenis mesin mobil wankel
Sumber: https://en.wikipedia.org

Berbeda dengan desain mesin mobil sebelumnya, mesin wankel lebih dikenal sebagai mesin motor walaupun juga pernah digunakan untuk mesin mobil.

Secara teknis, ia menggunakan sistem rotasi yang cukup eksentrik, dimana ia tidak menggunakan piston dan mengubah tekanan yang dihasilkan komponen mesin menjadi gerakan rotasi.

Dibandingkan dengan mesin piston atau reciproating yang telah disebutkan sebelumnya, jenis mesin ini jauh lebih halus dalam hal penggunaan, juga lebih populer dibandingkan dengan jenis jenis mesin mobil yang menggunakan piston.

Dengan bentuk yang lebih sederhana, kelemahan mesin wankel adalah proses pembakaran bahan bakarnya yang tergolong lambat.

Jika sebelumnya telah disebutkan jenis mesin mobil yang dibagi berdasarkan jenis stroke dan desainnya, maka mesin mobil juga dapat dibedakan berdasarkan susunan silinder yang dimiliki.

Jenis Mesin Mobil Berdasarkan Susunan Silinder

Berikut merupakan penjelasan mengenai jenis mesin tersebut.

Mesin Inline

Jenis yang satu ini memiliki susunan silinder yang diatur dalam satu barisan yang lurus dan berderet disamping crankshaft.

Ada tiga varian yang berbeda dalam mesin inline, yang paling terkenal dan sering digunakan untuk mesin mobil adalah tipe empat-inline.

Keunggulan dari jenis jenis mesin mobil tipe ini adalah penggunaan bahan bakar yang lebih hemat namun tetap bisa menghasilkan tenaga yang besar untuk mobil.

Dibandingkan dengan mesin flat berjumlah enam atau delapan, mesin inline lebih unggul.

Mesin V

Silinder yang digunakan dalam mesin ini memiliki bentuk seperti huruf V dan disejajarkan dalam dua bidang yang diletakkan secara terpisah.

Secara subtansi, bentuk mesin ini cukup unik, dan memiliki keunggulan untuk mengurangi beban pada panjang dan berat mesin.

Dibandingkan dengan mesin inline, ukurannya lebih minimalis, baik dari segi bobot maupun ukuran.

Tipe ini termasuk tipe yang cukup populer dalam jenis jenis mesin mobil, sehingga cukup banyak digunakan dalam berbagi tipe mobil yang mendukung.

Mesin W

Mesin ini muncul pertama kali pada tahun 1909 dan terus berkembang kemudian. Awalnya ia digunakan sebagai mesin pesawat rakitan awal, selanjutnya ia digunakan untuk mesin mobil, dipelopori oleh Volkswagen yang merupakan pengembang industri otomotif di Inggris.

Seperti namanya, ia merupakan mesin mobil yang memiliki bentuk silinder W, yang merupakan silinder double V yang disatukan.

Terdapat tiga konfigurasi berbeda yang biasa digunakan, yakni 3 cyl, 4 cyl, serta 2 cyl.

Itulah informasi singkat mengenai jenis jenis mesin mobil yang dibagi berdasarkan tipe dan ciri utamanya.

Ke depannya tentu akan ada banyak pengembangan di bidang mesin industri otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *