Cara Menghitung Denda Pajak Mobil Lengkap

cara menghitung denda pajak mobil

Cara menghitung denda pajak mobil sejatinya tidak terlalu susah, karena jika Anda sudah tahu tentang bagaimana cara menghitungnya, maka semua masalah bisa teratasi dengan baik.

Lantas bagaimana caranya? Simak ulasan ini sampai akhir!

Cara Menghitung Denda Pajak Mobil Telat 5 Tahun

Sebelum membahas lebih lanjut soal bagaimana cara menghitung denda pajak mobil yang telat 5 tahun, maka ada baiknya Anda mengetahui istilah-istilah berikut ini:

Auto baca: Cara Cabut Berkas Mobil

BBNKB

BBNKB adalah singkatan dari Bead Balik Nama Kendaraan Bermotor. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan jika Anda ingin melakukan BBNKB yaitu sebagai berikut:

  • Bagi kendaraan baru sebesar 10% dari harga motor atau mobil (off the road) atau harga faktur
  • Khusus balik nama atau kendaraan bekas sebesar 1% dari NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor)
  • Apabila ingin melakukan perpanjangan STNK tiap 1 tahun atau 5 tahunan tidak akan dikenakan BBNKB.

Besaran NJKB tidak akan berdasarkan harga yang dipakai saat melakukan proses jual-beli, tetapi sudah ditentukan langsung oleh pemerintah, Anda bisa mengeceknya di alamat:

Untuk besar NJKB bukan berdasarkan harga yang digunakan saat jual beli dengan pedagang (penjual), namun besar NJKB sudah ditentukan oleh pemerintah.

Contoh daftar NJKB bisa dicek di alamat http://keuda.kemendagri.go.id/produkhukum/bytahun/3/2014 atau bisa juga di alamat http://bprd.jakarta.go.id/bbn-kb/  untuk mendapatkan informasi terbarunya.

PKB

PKB adalah singkatan dari Pajak Kendaraan Bermotor yang besarannya adalah sebagai berikut:

Merupakan singkatan dari Pajak Kendaraan Bermotor. Besarnya sebagai berikut:

  • Untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama maka besar PKB nya yaitu 2% dari nilai jualnya.
  • Apabila memiliki kendaraan bermotor lebih dari satu maka akan dikenakan pajak yang besarannya 0,5% atau lebih besar dari kepemilikan sebelumnya. Misalnya, apabila Anda punya dua motor maka pajak motor kedua akan dikenakan PKB sebesar 2,5%. Sedangkan kalau punya tiga motor maka besar PKB nya yaitu3%, dan seterusnya.

Sebagai catatan untuk Anda jumlah besaran PKB itu akan menurun setiap tahunnya dan akan berdasarkan menyusutnya harga jual motor atau mobil.

SWDKLLJ

SWDKLLJ menjadi singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Biasanya besaran SWDKLLJ akan ditentukan dan dikelola langsung oleh pihak Jasa Raharja dengan besaran tarifnya sebagai berikut:

  1. Motor sampai dengan 250cc = Rp. 35.000,-
  2. Motor di atas 250cc = Rp. 83.000,-
  3. Mobil = Rp. 143.000,-
  4. Bus atau Microbus (Pribadi) = Rp. 153.000,-
  5. Mobil Angkot di bawah 1600cc = Rp. 73.000,-
  6. Angkot di atas 1600cc = Rp. 90.000,-

Biaya Adm. STNK

Biaya ini dikeluarkan untuk memperpanjang administrasi perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) dengan besarannya sebagai berikut:

Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk administrasi perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Besarnya sebagai berikut:

Perpanjang Setiap Tahun (Pengesahan STNK)

  1. Untuk Motor (termasuk roda tiga) = Rp. 25.000,-
  2. Untuk Mobil = Rp. 50.000,-

Penerbitan STNK  bagi kendaraan baru atau Perpanjang 5 Tahunan atau saat ganti plat:

  1. Motor = Rp. 100.000,-
  2. Mobil = Rp. 200.000,-

Biaya Adm. TNKB

Biaya Adm. TNKB adalah akronim dari biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, dimana biaya ini akan dikenakan setiap lima tahun sekali ketika Anda mengganti plat nomor atau balik nama dengan besarannya sebagai berikut:

  1. Untuk Motor = Rp. 60.000,-
  2. Mobil  atau kendaraan Roda 4 lebih = Rp. 100.000,-

Setelah Anda memahami penjelasan di atas, maka berikut ini akan kami jelaskan bagaimana cara menghitung denda pajak mobil telat 5 tahun, dimana besaran persentase denda untuk bulan pertama yaitu 25% dan ada tambahan 2% untuk setiap bulan yang terlewat.

Itu artinya ketika Anda telah dua bulan maka besaran persentase denda yang harus dibayarkan yaitu 25% + 2% = 27 persen.

Jika telat 3 bulan akan menjadi 29% demikian seterusnya, dengan maksimal persentase denda yaitu sebesar 48%.

Sebenarnya cara menghitung denda pajak motor atau mobil tidak berbeda, hal yang membuat berbeda hanya SWDKLLJ saja. Berikut ini kami sajikan tabel besaran denda ketika telat bayar pajak kendaraan roda empat yang dimiliki:

Jangka Waktu
Terlambat
Besar % Denda
Telat 2 hari s/d 1 bulan25%
3 bulan27%
4 bulan29%
5 bulan31%
6 bulan33%
7 bulan35%
8 bulan37%
9 bulan39%
10 bulan41%
11 bulan43%
12 bulan45%
13 bulan47%
> 13 bulan48%

Untuk denda di atas 13 bulan tetap dikenakan tarif 48%

Sementara untuk rumus total biaya yang harus dikeluarkan per tahunnya yaitu:

PKB + besaran (% denda x PKB) + besaran SWDKLLJ + besaran Denda SWDKLLJ + besaran Biaya Perpanjang (pengesahan) STNK

Dengan keterangan sebagai berikut:

  • PKB = Pajak kendaraan bermotor dimana besarannya tertulis di STNK.
  • SWDKLLJ = Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dimana besarannya tertulis di STNK. Andai belum berubah, maka besaran nilainya untuk mobil = 143 ribu, untuk motor = 35 ribu.
  • Besaran denda SWDKLLJ Mobil = 100 ribu; Motor = 32 ribu.
  • Besaran biaya Perpanjang atau pengesahan STNK yang bisa dicek di STNK. Jika belum berubah untuk Mobil = 50 ribu, motor = 25 ribu.

Apabila Anda terlambat membayar pajak mobil lebih dari satu tahun maka tinggal mengkalikannya dengan total biaya per tahun dikalikan dengan jumlah tahu.

Dengan demikian apabila telat lima tahun maka akan ada tambahan biaya ganti plat sebesar Rp350 ribu.

Cara Menggunakan Kalkulator Online  Denda Pajak Mobil

Membayar PKB sangat wajib hukumnya bagi siapapun yang menjadi pemilik kendaraan.

Namun tak dapat dipungkiri jika sebagai manusia, kita tetap saja kadang khilaf dan lupa membayar pajak.

Jika Anda lupa dan ternyata harus membayar denda saat membayar pajak selanjutnya, tidak perlu khawatir karena saat ini sudah tersedia kalkulator denda pajak mobil.

Di kalkulator ini, Anda akan sangat terbantu untuk mengetahui berapa besaran denda dan keseluruhan yang harus dibayarkan ketika terjadi keterlambatan.

Dengan adanya kalkulator penghitung denda pajak mobil pastinya akan jauh lebih membantu Anda untuk menyiapkan angka pada saat datang ke counter Samsat.

Pada saat Anda ingin menggunakan kalkulator online untuk menghitung denda pajak, maka berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Memilih kalkulator untuk denda pajak mobil. Tujuannya agar nilai denda SWDLKLJJ yang harus dibayar bisa ditentukan. Biasanya untuk motor besarannya 100 ribu.
  • Memasukkan nilai PKB mobil Anda, dimana besaran nilainya tertera di STNK kendaraan.
  • Memasukkan nilai SWDKLJJ dari kendaraan dan biasanya juga sudah tertera di kendaraan yang bersangkutan.
  • Memasukkan waktu keterlambatan pembayarannya. Biasanya ada yang pakai tahun dan ada yang pakai bulan.
  • Kemudian mengklik tombol Hitung Pajak + Denda
  • Tunggu sebentar maka rincian denda dan total biaya yang harus dibayarkan akan muncul di layar.

Cara Cek Denda Pajak Mobil Online

Apapun jenis mobil yang dimiliki baik itu harganya murah atau mahal sekalipun, Anda tetap memiliki kewajiban untuk membayar pajak.

Untuk itu sangat penting untuk mengingat kapan waktunya Anda harus segera membayar pajak, karena biasanya kebanyakan orang lupa tanggal jatuh tempo kendaraannya dan akhirnya membuat pajak mati.

Namun di era yang saat ini sangat canggih dengan teknologi informasi yang berkembang pesat, Anda bisa melakukan pengecekan besaran denda pajak kendaraan dengan sangat mudah.

Tinggal menggunakan smartphone maka seluruh besaran denda pajak bisa dicek dengan mudah.

Apalagi jika Anda merupakan orang yang sangat sibuk pekerjaannya dan tidak punya banyak waktu untuk harus melakukan pengecekan dengan langsung datang ke kantor Samsat, maka langsung saja melakukan pengecekan via online menggunakan smartphone.

Bagi Anda yang ingin cek denda pajak mobil online bisa melakukannya dengan menggunakan e-samsat.

Tetapi e-samsat memang belum diterapkan di semua wilayah dan baru beberapa wilayah saja. Berikut daftar e-samsat dari beberapa wilayah yang ada di Indonesia:

DKI Jakarta

Layanan e-samsat saat ini sudah tersedia bagi seluruh masyarakat DKI Jakarta yang mana bisa diakses melalui situs https://samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_KBM, dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Membuka situs e-samsat DKI Jakarta di alamat https://samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_KBM
  • Mengisikan formulir secara lengkap mulai dari data kendaraan dan nomor plat
  • Meng-klik tombol ‘Proses’
  • Informasi soal pajak mobil Anda akan keluar. Tetapi informasinya hanya berupa besaran biaya pajak yang harus dibayarkan dan belum termasuk denda apabila sudah jatuh tempo, serta belum termasuk juga pajak progresif.

Jawa Barat

Tidak hanya wilayah DKI Jakarta saja yang sudah tersedia layanan e-samsatnya, namun bagi Anda yang tinggal di daerah Jawa Barat juga sudah bisa mengaksesnya melalui alamat website http://bapenda.jabarprov.go.id/e-samsat-jabar/.

Jawa Tengah

Sama halnya dengan wilayah Jawa Barat, bagi Anda yang tinggal di Jawa Tengah pun juga bisa melakukan pengecekan besarnya biaya pajak melalui layanan e-samsat di alamat http://dppad.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/.

Yogyakarta

Untuk daerah Yogyakarta pun sama, Anda tetap bisa melakukan pengecekan besarnya biaya pajak melalui layanan e-samsat pada alamat website http://infonjkbdiy.com/ .

Jawa Timur

Demikian pula untuk daerah Jawa Timur, dimana Anda juga bisa melakukan pengecekan besarnya biaya pajak kendaraan pada laman website http://www.dipendajatim.go.id/page-info-pajak-kendaraan?uptd=dinas .

Sedangkan untuk wilayah-wilayah lainnya, layanan e-samsat bisa diakses melalui laman website seperti yang tertera di bawah ini:

Aceh: http://esamsat.acehprov.go.id/

Riau: http://badanpendapatan.riau.go.id/infopajak/

Kepulauan Riau: http://dispenda.kepriprov.go.id/#esamsat

Sulawesi Tengah: http://dispenda.sultengprov.go.id/addons/pkb.php

Cara Cek Pajak Mobil Lewat SMS

Tidak hanya bisa dicek melalui website saja, Anda juga dapat melakukan pengecekan pajak kendaraan roda empat Anda melalui SMS.

Meskipun lagi-lagi layanan SMS ini juga masih belum tersedia di seluruh wilayah, karena pendataan kendaraannya masih belum sepenuhnya terekam semuanya, dan beberapa wilayah lebih memilih untuk mengedepankan penggunaan website dan aplikasi.

Untuk layanan pengecekan pajak lewat SMS diketahui baru tersedia untuk wilayah Jawa Barat, dengan mobil yang memiliki plat B/D/E/F/T dan Z saja yang baru bisa menikmati layanan ini.

Dimana cara pengecekannya sebagai berikut:

Mengetikkan: Info <spasi> kode plat kendaraan di Jawa Barat/nomor polisi/kode seri plat kendaraan <spasi> warna plat kendaraan Itulah tadi informasi singkat soal cara menghitung denda pajak mobil, semoga bisa membantu dan mencerahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *