Biaya Turun Mesin Mobil Avanza Berdasarkan Kondisinya

biaya turun mesin mobil avanza

Mobil Avanza merupakan salah satu kendaraan roda empat yang saat ini banyak orang gunakan untuk membantu menyelesaikan berbagai macam kegiatannya.

Akan tetapi, bila tidak dirawat dengan baik, ada kalanya mesin mobil ini akan mengalami Overhaul.

Overhaul atau turun mesin merupakan kondisi mobil yang harus mengalami pembongkaran ulang. Tentu saja, biaya turun mesin mobil Avanza ini tidaklah kecil.

Baca juga: Oli Mobil Terbaik untuk Avanza

Untuk melakukan turun mesin sendiri juga sangat tidak mudah untuk dilakukan.

Tentunya dengan mengangkat beberapa komponen mesin mobil yang cukup berat, perlu dilakukan oleh yang sudah ahli dalam menangani permasalahan ini khususnya pada mobil Avanza.

Variasi Biaya Turun Mesin Mobil Avanza

Sebelum melakukan turun mesin pada mobil Avanza Anda yang sedang mengalami kerusakan, ada baiknya mengetahui permasalahan yang dapat menimbulkan hal tersebut.

Sebab biaya turun mesin mobil Avanza sangat bervariatif tergantung jenis kerusakannya. Berikut estimasi biaya pada umumnya yang perlu orang keluarkan untuk turun mesin dari berbagai macam faktor kerusakan.

1. Tune up yang tidak menyeluruh

Mobil yang telah digunakan oleh sebagian besar orang ini tergolong kendaraan yang sering sekali bermasalah.

Terutama pada mobil yang jarang sekali dilakukan perawatan, tentunya turun mesin juga akan sering dilakukan.

Akan tetapi, beberapa kejadian juga sering dialami oleh orang yang sering melakukan tune up mobil mereka.

Apabila Anda mengalami hal tersebut, sebaiknya saat tune up lagi, lakukanlah secara menyeluruh di agen tunggal pemegang merek dari mobil tersebut.

Terkadang saat melakukan tune up, hanya dilakukan sebagian saja yang umumnya untuk membersihkan karbon pada bagian atas piston.

Bila diulang terus menerus, maka kotoran karbon akan berkumpul di bagian bawah piston dan menyebabkan jebolnya mesin mobil Anda.

Apabila hal ini terjadi, setidaknya Anda harus mengeluarkan biaya turun mesin mobil Avanza untuk perbaikan di area piston kurang lebih Rp 1,5 juta.

2. Ganti oli

Selain itu, oli mesin yang digunakan untuk mobil itu sendiri juga bisa menjadi salah satu penyebab mengapa harus perlu dilakukan turun mesin.

Terkadang orang melakukan pergantian oli tapi tidak mengetahui pelumas yang cocok untuk mobilnya tersebut.

Bahkan banyak dari mereka yang tidak mengetahui mengenai pemilihan pelumas, memilih oli yang sangat tidak cocok dengan kondisi mesin mobilnya.

Tidak hanya itu, kebanyakan juga akan menggunakan oli-oli yang berkualitas rendah yang bertujuan untuk mengurangi pengeluaran.

Akan tetapi, hal ini tidak berlaku dengan mobil Avanza yang membutuhkan perlindungan ekstra pada blok mesin untuk pergesekannya.

Apabila hal tersebut terjadi, tentunya setiap blok mesin yang memerlukan oli akan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Biaya turun mesin mobil Avanza karena hal tersebut bisa mencapai Rp 1 juta.

3. Tidak pernah mengganti spare part yang telah usang

Tidak hanya makhluk hidup, namun mesin juga memiliki umur untuk bisa bekerja dengan kondisi prima.

Salah satu penyebab mengapa mobil bisa mengalami turun mesin adalah pengguna tidak pernah mengganti komponen-komponen tersebut untuk diganti dengan yang baru.

Apabila salah satu saja spare part yang berusia tua tersebut tetap digunakan, maka akan mempengaruhi kinerja serta umur dari onderdil-onderdil lainnya yang ikut bekerja di rangkaian mesinnya.

Banyak sekali kejadian seperti itu yang sering menimpa para pengguna mobil buatan Jepang ini harus mengalami turun mesin.

Bahkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengatasi faktor terjadinya turun mesin ini bisa lebih mahal dari kedua faktor di atas.

Tergantung dari kerusakannya, estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki hal ini kurang lebih antara Rp 1 juta hingga 5 juta.

Tentunya harga-harga di atas merupakan biaya pada umumnya yang orang keluarkan saat harus mengalami turun mesin pada mobil Avanza mereka.

Sayangnya, biaya turun mesin mobil Avanza tersebut belum termasuk dengan biaya lainnya, seperti jasa teknisinya ataupun pergantian beberapa spare part yang memang diharuskan untuk menggantinya.

Terlebih lagi, apabila mobil mengalami kerusakan yang sangat parah, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai 7 juta lebih.

Oleh sebab itu, agar tidak terjadi hal ini sebaiknya Anda selalu rutin melakukan pengecekan terhadap mesin mobil.

Dengan rutin melakukan hal tersebut, tentunya Anda bisa mengontrol dan meminimalisir kerusakan pada bagian mobil.

Apabila Anda pernah mengalami hal tersebut, tentu performa mobil setelah turun mesin sedikit mengalami peningkatan daripada sebelumnya, bahkan bisa sepadan dengan mesin mobil yang masih baru.

Kondisi Mobil Setelah Turun Mesin

Setiap kali mobil mengalami turun mesin, tentunya performanya tidak jauh berbeda dengan kondisi di mana mesin masih baru.

Setelah mengalami turun mesin, mobil Avanza tersebut akan mengalami kondisi yang sangat umum terjadi.

1. Kembali dalam masa inreyen

Setiap bengkel yang telah memperbaiki mobil yang telah mengalami masalah tersebut, umumnya membutuhkan waktu satu hingga dua hari untuk dilakukan pemantauan terlebih dahulu yang menjadikan salah satu faktor mengapa biaya turun mesin mobil Avanza mahal.

Baik itu mulai mesin bekerja, aliran water cooler, kinerja pelumas, bahan bakar, hingga mobil tersebut dimatikan.

Setelah dilakukan pemantauan, barulah pemilik mobil dapat membawa kembali ke rumah untuk digunakan.

Sebelum digunakan, seperti halnya pada mobil baru, kendaraan roda empat yang baru mengalami turun mesin akan membutuhkan waktu inreyen kembali.

Sehingga, Anda tidak bisa melakukan pekerjaan berat dengan menggunakan mobil ini, apalagi harus mengangkut beban yang cukup besar.

Umumnya, orang akan membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan atau telah mencapai KM 1.000 terlebih dahulu agar mobil bisa digunakan seperti biasanya.

Apabila salah satu dari persyaratan inreyen tersebut sudah terpenuhi, maka mobil baru bisa dipakai kembali.

Oleh sebab itu, agar mobil tidak turun mesin kembali, sebaiknya Anda perhatikan poin ini. Sangat disarankan untuk membatasi beban muatan serta kecepatan dari mobil tersebut melaju.

2. Lebih bertenaga

Turun mesin merupakan sebuah proses dalam memperbaiki mesin-mesin mobil yang mengalami kerusakan.

Selain itu mengganti beberapa bagian komponen mobil yang telah aus juga harus dilakukan selama proses ini.

Terlebih lagi dengan membersihkan area piston mobil yang menjadi tempat berkumpulnya kerak yang menyebabkan mesin cepat rusak juga harus dilakukan.

Dengan lancarnya kondisi pada saluran bahan bakar serta oli pada mesin mobil, tentunya akan memberikan performa yang pernah Anda alami saat pertama kali membeli mobil tersebut.

Selain itu, kondisi yang yang dialami mobil Avanza tersebut juga akan lebih baik daripada sebelumnya.

3. Terdapat beberapa seal atau gasket baru di mobil

Seal dan gasket yang terpasang pada mesin mobil merupakan sebuah pertanda bahwa mobil tersebut baru saja mengalami turun mesin.

Anda juga bisa menggunakan kondisi ini apabila ingin membeli mobil bekas dari seseorang.

Sebab, dengan terdapatnya beberapa cairan perekat ini, menandakan terdapat beberapa komponen yang baru saja dipasang pada mobil tersebut.

Bila Anda amati, gasket pada mobil yang telah mengalami turun mesin warnanya tampak lebih cerah dibanding dengan mobil baru pada umumnya yang terlihat kusam.

Tidak hanya itu saja, Anda juga bisa menemukan beberapa bagian lainnya yang menandakan mobil baru saja turun mesin pada bagian cylinder head yang terdapat gasket cylinder.

4. Mesin tampak bersih

Salah satu kondisi mobil setelah turun mesin adalah komponen-komponen akan tampak lebih bersih daripada sebelumnya.

Salah satu yang membuat biaya turun mesin mobil Avanza mahal adalah cara membersihkan bagian-bagian tersebut agar tampak seperti barang baru.

Saat ini sudah banyak sekali bengkel-bengkel mobil yang mulai kreatif untuk mengecat kembali pada bagian-bagian tertentu agar tampak lebih menarik lagi sebagai salah satu pelayanannya.

Selain pengecatan, terdapat juga pemasangan spare part baru yang tampak jelas lebih bersih saat dilihat.

Tentu saja, untuk pemasangan spare part in akan membutuhkan biaya turun mesin mobil Avanza tambahan yang harus Anda keluarkan.

Dampak Mobil Setelah Turun Mesin

Meskipun kondisi mobil Avanza memiliki performa baru, tidak dipungkiri kalau terdapat beberapa efek mobil setelah turun mesin yang bisa Anda rasakan dengan jelas.

Akan tetapi dampak negatif yang bisa Anda rasakan sangatlah kecil dibanding dengan kondisi mobil Avanza yang telah dilakukan turun mesin tersebut. Berikut beberapa efek yang harus Anda ketahui:

1. Performa tidak seperti mobil baru

Performa merupakan faktor seseorang menentukan pilihan pada sebuah mobil untuk dimiliki.

Tentu saja, setelah Anda melakukan turun mesin, mobil sudah tidak memiliki kondisi di mana performanya akan sama seperti halnya dengan yang baru.

Hal ini dikarenakan terdapat beberapa suku cadang yang tidak dipasang seperti pada pabriknya.

Selain itu, kondisi mesin baru dengan mesin yang telah dilakukan pembersihan juga sangat berbeda.

Apabila mesin yang telah dibersihkan, belum tentu memberikan performa yang maksimal sepeti saat Anda baru membeli mobil tersebut.

2. Harga jual mobil menurun

Banyak orang menentukan nilai harga jual pada mobil bekas karena dampak dari turun mesin.

Meskipun Anda pernah mengeluarkan biaya turun mesin mobil Avanza yang sangat tinggi, namun harga tersebut tidak akan menutup kekurangan ini.

Selain performa yang menurun, tentu saja dikhawatirkan terdapat beberapa kerusakan saat proses perbaikan yang bisa menyebabkan kerugian pada pembeli mobil tersebut.

Banyaknya orang yang ingin menjual mobil mereka, akan dilakukan turun mesin terlebih dahulu tanpa memantau lebih lama lagi kondisi mobil tersebut.

3. Resiko kebocoran oli sangat tinggi

Apabila Anda melakukan turun mesin di bengkel yang kurang kompeten dalam mengatasi permasalahan mobil, maka kemungkinan besar dampak ini akan terjadi.

Pada bagian piston dan area saluran oli lainnya, membutuhkan perhatian lebih, baik itu pemasangan hingga pemberian seal agar tidak terjadi kebocoran.

Apabila hal tersebut terjadi, tentunya akan menambah biaya lagi untuk memperbaiki mobil ini.

Itulah informasi mengenai biaya turun mesin mobil Avanza beserta kondisinya setelah dilakukan perbaikan.

Dengan mengetahui permasalahan yang terjadi pada mobil tersebut yang menyebabkan harus dilakukan turun mesin, tentunya Anda sudah mempersiapkan semuanya.

Selain itu, yang harus Anda perhatikan saat hendak melakukan turun mesin, yakni pemilihan bengkel yang tepat.

Apabila tidak ingin terjadi kerusakan lebih, sebaiknya kunjungi bengkel yang sudah ahli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *